Face Search
Cari wajah di seluruh event historis menggunakan foto referensi — unggah foto, atur threshold, dan temukan kecocokan dari rekaman yang sudah terjadi.
Pengenalan
Face Search adalah fitur untuk mencari wajah secara retroaktif — Anda mengunggah foto referensi, lalu sistem menelusuri seluruh data event yang sudah tersimpan untuk menemukan individu dengan kemiripan tertinggi. Berbeda dengan deteksi real-time, Face Search bekerja pada data historis sehingga cocok digunakan untuk keperluan investigasi kasus dan audit rekaman.
Perbedaan dengan Fitur Lain
| Fitur | Cara Kerja | Digunakan Untuk |
|---|---|---|
| Face Search | Upload foto → cari kecocokan di event historis | Investigasi, audit rekaman |
| Face Match Logs | Lihat log hasil matching real-time dari kamera | Monitoring aktivitas kamera secara langsung |
| Face Enrollment | Daftarkan wajah ke database referensi sistem | Manajemen data identitas yang dikenali sistem |
Face Search tidak memerlukan enrollment terlebih dahulu. Anda dapat mencari wajah dari foto siapa pun — termasuk individu yang belum terdaftar di sistem — dan sistem akan mencocokkannya dengan rekaman event yang ada.
Akses ke halaman ini dikendalikan oleh RBAC (Role-Based Access Control) dan feature flag FACE_SEARCH_ENABLED. Jika halaman tidak dapat diakses, hubungi administrator sistem Anda.
Skenario Penggunaan Umum
| Skenario | Langkah yang Disarankan |
|---|---|
| Investigasi kejadian — mencari tersangka | Upload foto referensi → pilih sumber data Semua → filter hasil dengan similarity tinggi |
| Verifikasi identitas seseorang yang ditemukan di rekaman | Upload foto rekaman CCTV (crop wajah) → cari di sumber Lokal untuk mencocokkan dengan enrollment |
| Cek apakah seseorang pernah terdeteksi di lokasi tertentu | Upload foto orang → lihat hasil dari sumber Anonim dan Lokal → buka detail riwayat deteksi |
| Perbandingan dua dokumen foto | Gunakan tab Bandingkan → sub-mode Gambar vs Gambar → periksa skor similarity |
| Verifikasi orang terdaftar dengan foto baru | Gunakan tab Bandingkan → sub-mode Terdaftar vs Gambar → pilih enrollment dari database |
Cara Menggunakan
Pencarian Berdasarkan Foto
Buka halaman Face Search
Akses halaman /face-search dari sidebar Lenz Dashboard. Halaman ini memiliki dua tab utama: Cari (pencarian berdasarkan foto atau ID) dan Bandingkan (perbandingan dua foto secara langsung).
Pastikan Anda berada di tab Cari dan sub-mode Cari berdasarkan Gambar.
Upload foto referensi
Klik area upload bertuliskan "Klik untuk upload gambar" dan pilih foto dari perangkat Anda. Format yang diterima adalah JPG, JPEG, dan PNG.
Setelah foto dipilih, dialog crop akan muncul secara otomatis. Gunakan dialog ini untuk memangkas area wajah agar hasilnya lebih akurat:
- Pilih rasio aspek: Persegi (1:1), Portrait (3:4), Portrait (4:5), atau Bebas
- Geser dan sesuaikan area pemotongan hingga wajah berada di tengah frame
- Klik Terapkan Pemotongan untuk mengkonfirmasi, atau Gunakan Asli jika foto sudah cukup fokus pada wajah
Pilih Sumber Data
Pilih sumber data yang ingin dicari:
- Lokal — mencari di database enrollment yang terdaftar di sistem
- Anonim — mencari di data wajah yang terdeteksi tetapi belum diidentifikasi
- Dukcapil — mencari di database kependudukan (memerlukan integrasi aktif)
- Semua — mencari di semua sumber data yang tersedia
Atur jumlah hasil (Batas)
Gunakan tombol + dan − pada field Batas untuk menentukan berapa banyak kandidat yang ingin ditampilkan. Nilai default adalah 5. Semakin besar nilai batas, semakin banyak kandidat yang dikembalikan — namun perlu diperhatikan bahwa kandidat dengan similarity rendah juga akan ikut muncul.
Jalankan pencarian
Klik tombol Cari. Sistem akan mengirimkan foto ke endpoint POST /api/fremisn/v1/face/recognition dan memproses hasil matching. Status "Mencari..." akan ditampilkan selama proses berlangsung.
Lihat dan telusuri hasil
Setelah selesai, panel Hasil Pencarian akan menampilkan daftar kandidat yang cocok, masing-masing beserta:
- Foto wajah yang ditemukan
- Persentase kecocokan (similarity)
- Nama atau identitas (jika tersedia dari sumber data)
- Sumber data (Lokal, Anonim, atau Dukcapil)
Klik Lihat Detail pada kandidat mana pun untuk melihat informasi lengkap termasuk data demografi, alamat, dan riwayat deteksi.
Perbandingan Dua Wajah (Tab Bandingkan)
Tab Bandingkan memungkinkan Anda membandingkan dua foto secara langsung untuk mengetahui seberapa mirip keduanya. Ada dua sub-mode:
Gambar vs Gambar — unggah Foto A dan Foto B, lalu klik Cocokkan Foto. Sistem memanggil POST /api/fremisn/v2/face/match dan mengembalikan skor kemiripan dalam persentase.
Terdaftar vs Gambar — pilih seseorang dari database enrollment sebagai Wajah A, lalu unggah Foto B dari perangkat Anda. Berguna untuk memverifikasi apakah foto seseorang cocok dengan data yang sudah terdaftar.
Hasil perbandingan dikategorikan sebagai:
- Kemiripan tinggi — kemungkinan orang yang sama
- Kemiripan sedang — mungkin orang yang sama, perlu verifikasi manual
- Kemiripan rendah — kemungkinan orang berbeda
Konsep Threshold & Confidence Score
Confidence Score (Similarity)
Setiap hasil pencarian memiliki nilai similarity yang merepresentasikan tingkat kemiripan antara foto referensi dengan wajah yang ditemukan. Nilai ini dinyatakan dalam persentase (0–100%) dan dihasilkan oleh mesin Fremis berdasarkan perbandingan embedding vector dari kedua foto.
- Nilai 80–100% — kecocokan tinggi, kemungkinan besar orang yang sama
- Nilai 60–79% — kecocokan sedang, perlu verifikasi tambahan
- Nilai di bawah 60% — kecocokan rendah, kemungkinan besar orang berbeda
Threshold dalam Konteks Face Search
Pada Face Search, threshold tidak diatur secara eksplisit oleh pengguna di UI — sistem mengembalikan kandidat berdasarkan urutan similarity tertinggi sesuai jumlah Batas yang Anda tentukan. Dengan kata lain, parameter Batas berperan sebagai batas kuantitas, bukan batas kualitas.
Untuk investigasi dengan tingkat kepercayaan tinggi, gunakan kandidat dengan similarity di atas 75% sebagai referensi utama. Kandidat dengan similarity lebih rendah tetap berguna sebagai petunjuk awal yang perlu divalidasi lebih lanjut.
Embedding Vector
Setiap wajah — baik dari foto yang Anda unggah maupun dari database — dikonversi menjadi embedding vector: representasi matematis dari fitur-fitur wajah. Sistem menghitung jarak antara dua vektor untuk menghasilkan skor similarity. Kualitas foto yang lebih baik menghasilkan embedding yang lebih akurat, sehingga menghasilkan skor yang lebih andal.
Keyspace dan Isolasi Populasi
Hasil pencarian dipengaruhi oleh keyspace yang dipilih. Keyspace adalah ruang isolasi populasi — setiap keyspace menyimpan embedding yang terpisah. Ketika Anda memilih sumber data Lokal, sistem hanya menelusuri enrollment yang terdaftar di keyspace yang dikonfigurasi. Jika sistem Anda menggunakan beberapa keyspace (misalnya untuk departemen berbeda atau unit operasional yang terpisah), pastikan keyspace yang relevan dipilih agar hasil pencarian mencakup populasi yang tepat.
Konfigurasi keyspace default dan keyspace tambahan diatur oleh administrator di halaman Preferensi. Jika Anda tidak yakin keyspace mana yang harus digunakan, pilih sumber data Semua untuk menelusuri seluruh keyspace yang tersedia.
Fitur Utama
Pencarian Historis
Telusuri seluruh event yang sudah tersimpan dari rekaman kamera CCTV menggunakan foto referensi siapa pun.
Multi Sumber Data
Cari sekaligus di database lokal (enrollment), data anonim, dan Dukcapil dalam satu pencarian.
Crop Wajah Otomatis
Dialog crop interaktif membantu Anda memangkas area wajah sebelum dikirim ke mesin pencari untuk hasil yang lebih presisi.
Perbandingan Langsung
Bandingkan dua foto secara langsung (Gambar vs Gambar, atau Terdaftar vs Gambar) untuk verifikasi identitas instan.
Detail Demografi
Hasil dari sumber Dukcapil menyertakan data lengkap: nama, NIK, tanggal lahir, alamat, dan informasi keluarga.
Riwayat Deteksi
Untuk hasil dari sumber lokal dan anonim, akses riwayat deteksi lengkap individu tersebut di seluruh kamera.
API Reference
Dokumentasi lengkap endpoint Face Search tersedia di halaman terpisah, mencakup skema request/response, contoh cURL, dan kode kesalahan.
Format Foto yang Didukung
- Format file — JPG, JPEG, dan PNG diterima untuk Face Search; format lain (WebP, BMP, GIF, dan sejenisnya) tidak didukung
- Komposisi — satu wajah per foto; wajah menghadap ke depan atau sedikit menyamping; tidak terhalang masker, kacamata hitam, atau benda lain
- Resolusi — rekomendasi minimum 200×200 piksel pada area wajah; resolusi lebih tinggi menghasilkan embedding yang lebih akurat
- Pencahayaan — cahaya merata dan cukup; hindari foto yang terlalu gelap, silau berlebihan, atau bayangan menutupi wajah
- Kualitas — foto tidak buram (motion blur atau out-of-focus); wajah tidak terpotong di tepi foto
- Ukuran file — tidak ada batasan ukuran yang keras, namun foto di bawah 50 KB umumnya menandakan resolusi yang terlalu rendah
Gunakan fitur crop yang tersedia di UI untuk memangkas foto hingga area wajah mendominasi frame sebelum pencarian dijalankan. Ini secara signifikan meningkatkan akurasi hasil pencarian.
Foto PNG dengan latar belakang transparan (alpha channel) dapat menyebabkan kegagalan di tahap cropping. Jika Anda mengalami error saat memproses PNG, coba konversi foto ke format JPG terlebih dahulu menggunakan aplikasi foto atau tools online sebelum diupload.
Tips dan Troubleshooting
Izin Akses & Keamanan
Akses ke Face Search dikendalikan oleh dua lapisan:
-
Feature Flag — administrator harus mengaktifkan
FACE_SEARCH_ENABLEDdi halaman Preferensi agar fitur ini tersedia. Jika flag dinonaktifkan, halaman/face-searchtidak dapat diakses oleh siapa pun. -
RBAC (Role-Based Access Control) — pengguna harus memiliki izin pada resource
FACE_SEARCHagar dapat mengakses halaman ini. Administrator dapat mengatur izin per peran (role) di halaman manajemen pengguna.
Hasil pencarian Face Search dapat mengandung data pribadi sensitif — termasuk foto wajah, NIK, nama, dan alamat dari sumber Dukcapil. Pastikan hanya pengguna dengan kebutuhan operasional yang sah yang diberikan akses ke fitur ini, sesuai dengan kebijakan perlindungan data yang berlaku di organisasi Anda.
Untuk integrasi via API dari sistem eksternal, gunakan Token yang digenerate untuk akun dengan izin yang tepat. Jangan gunakan Token akun administrator umum untuk keperluan otomasi — buat akun layanan (service account) dengan izin terbatas sesuai kebutuhan integrasi.
Selanjutnya
API Reference — Smart Search
Endpoint pencarian lintas domain berbasis vektor semantik Quertex untuk menemukan event dari seluruh kamera dan analitik.
API Reference — Face Search
Endpoint untuk mencari kandidat wajah, membandingkan dua wajah secara langsung, dan mengambil daftar keyspace yang tersedia.